Babel
Beranda » Berita » Pemprov Kep. Babel Sampaikan Rancangan Perubahan KUA PPAS 2024 dan KUA PPAS 2025

Pemprov Kep. Babel Sampaikan Rancangan Perubahan KUA PPAS 2024 dan KUA PPAS 2025

Head-linenews.com, PANGKALPINANG – Penyampaian Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (P-KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (P-PPAS) tahun anggaran 2024 dan KUA PPAS 2025 oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Kep. Babel) resmi diparipurnakan hari ini, Kamis (8/8/2024).

Rapat paripurna sendiri dipimpin oleh Ketua DPRD Kep. Babel H Herman Suhadi. Tampak hadir Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Babel Fery Afriyanto mewakili Pj Gubernur, H Dr Safrizal ZA.

Disampaikan Fery Afriyanto, bahwa hakikatnya rancangan keuangan ini tetap mengarah kepada pembangunan daerah yang dilaksanakan dengan sumber daya yang dimiliki.

“Bertujuan untuk meningkatan kesejahteraan masyarakat, baik dalam aspek pendapatan, kesempatan kerja, lapangan usaha, akses terhadap pengambilan kebijakan, daya saing, serta peningkatan kualitas pembangunan manusia,” ungkap Fery.

Pihaknya menyadari, pembangunan daerah yang baik salah satunya didasarkan pada perencanaan yang bertumpu pada penetapan prioritas pembangunan berbasiskan pada keinginan atau aspirasi rakyat (bottom up).

Ketua Dan Bendahara KONI Belitung Resmi Ditetapkan Tersangka Kasus Penyalahgunaan Dana Hibah

“Maka dari itu, rencana pembangunan yang akan dianggarkan dalam APBD harus terlebih dahulu dibuat kesepakatan antara pemerintah daerah dengan DPRD dalam bentuk nota kesepakatan tentang kebijakan umum APBD,” jelasnya.

Ia menambahkan, guna memenuhi kebutuhan belanja prioritas tersebut, maka dalam rancangan perubahan KUA PPAS 2024 dialokasikan sebesar Rp2.557.408.001.512, dimana Pendapatan Asli Daerah (PAD) direncanakan sebesar Rp912.448.161.303 yang meliputi pendapatan pajak daerah sebesar Rp797 miliar, retribusi daerah sebesar Rp65 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah sebesar Rp8,7 miliar, sedangkan pendapatan transfer pemerintah pusat sebesar Rp1,46 triliun.

Laman: 1 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement