Berita
Beranda » Berita » Pembangunan Jaringan Irigasi Desa Balok Diduga Keluar Dari Peraturan Spesifikasi Teknis dan Syarat Pelaksanaan Proyek

Pembangunan Jaringan Irigasi Desa Balok Diduga Keluar Dari Peraturan Spesifikasi Teknis dan Syarat Pelaksanaan Proyek

Head-linenews.com, BELITUNG TIMUR – Pembangunan jaringan irigasi di Balok Barat, Desa Balok tahap II milik Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Pertanahan dan Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPUPRP2RKP) Kabupaten Belitung Timur diduga keluar dari Bestek atau peraturan spesifikasi teknis dan syarat – syarat pelaksanaan suatu pekerjaan bangnan atau proyek.

Bersumber Informasi papan proyek, kegiatan tersebut menelan biaya Negara sebesar Rp. 2.089.009.000 dengan pelaksana kegiatan CV. Bannir Jaya dan kosultan pengawas PT. Putri Siantan.

Ketua LSM Lintar Ali Hasmara katakan, mengacu pada Rencana Anggaran Belanja (RAB) ada ketidak patuhan teknis yang harus digunakan oleh pelaksana kegiatan CV. Bannir Jaya terhadap keselamatan pekerja. Selain itu, peralatan yang harusnya digunakan untuk pekerjaan pasang batu tembok penahan tanah/tanggul dengan mortal tipe N, Fc = 5.2 tidak digunakan.

Foto Pembangunan Jaringan Irigasi, Pekerjaan Tidak Menggunakan APD dan Tidak Ditemukan Alat Molen Sesuai Spesifikasi Yang Harus Digunakan

Dimana menurut sumber AHSP 2022 dengan kode halaman 2.1.2a.2.g, hal 248 menerangkan bahwa pekerjaan tembok penahan tanggul /tanah berkomposisi atau bahan batu belah, pasir pasang dan portland semen menggunakan peralatan molen / concrete mixer kapasitas 0.3 m3.

Resmi Diperkenalkan, Gubernur Hidayat Harapkan Sekolah Garuda Lahirkan Generasi Unggul Babel

“Dilapangan kami menemukan pekerjaan tidak menggunkan APD mulai dari sepatu boat hingga helm proyek. Satu pekerja pun tidak menggunkannya termasuk tanda-tanda keberadaan APD tersebut. Selanjutnya pekerjaan yang dimaksud terlihat tidak menggunakan peralatan molen. Padahal mengacu pada RAB pekerjaan pasang batu untuk tembok penahan tanah bermaterial batu belah, pasir pasang dan semen, spesifikasinya harus menggunakan peralatan molen,” Kata Ali, Rabu (04/09/24).

Laman: 1 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement