Head-linenews.com,Belitung – Lagi – lagi dugaan terjadinya penyelundupan pasir timah ilegal dari Belitung ke pulau Bangka kembali terjadi pada, Minggu (15/22/2024) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.
Kali ini pengiriman pasir timah tersebut menggunakan jalur pelabuhan Tanjungpandan, dengan menggunakan kapal KM Sawita.
Informasi keberangkatan KM Sawita tersebut berdasarkan rilis yang dikeluarkan oleh kementrian perhubungan direktorat jendral perhubungan laut kantor KSOP kelas IV Tanjungpandan.
Setelah di konfirmasi ulang ternyata jadwal sebenarnya keberangkatan KM Sawita yaitu Tanjungpandan to Pangkal Balam.

“Ya tujuan KM Sawita ke Bangka, bukan ke Jakarta” Ujar sumber pengamanan yang ada di pelabuhan.
Hasil pantauan terlihat, belasan mobil truck yang diduga bermuatan pasir timah itu mulai memasuki prlabuhan sejak pukul 01.01 WIB dengan cara bergantian.
Belum diketahui pasti. Siapa pemilik sesungguhnya dari pasir timah yang dikirimkan secara terus menerus ke Pulau Bangka? baik dari pelabuhan Tanjungpandan maupun melalui pelabuhan Tanjung Ru.
Akan tetapi pihak awak media mulai menemui titik terang setelah rekan media patner mencoba menghubungi pihak KSOP kelas IV Tanjungpandan.
“Total pengiriman ada 15 mobil, besok kita upayakan konfirmasi ke pihak KSOP kelas IV Tanjungpandan,” ujar sumber lain menjelaskan.
Hingga berita ini di muat pihak head-linenews.com terus berupaya melakukan konfirmasi ke pihak- pihak terkait seperti : Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Perdagangan, Polisi Republik IndonesiaIndonesia dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lingkungan.

Komentar