Selama sesi tanya jawab, warga menyampaikan berbagai pertanyaan dan kritik terkait kebijakan pemerintah, termasuk isu perumahan subsidi, pendidikan, dan pembangunan usaha mikro. Isyak secara terbuka menerima kritik tersebut, bahkan meminta maaf atas program-program yang belum terealisasi.
Isyak juga memperinci perkembangan olahraga sepak bola di Belitung, dengan mencatat bahwa diskusi mengenai hal ini turut dilakukan dalam sesi tersebut. Dia menunjukkan keprihatinannya terhadap pengembangan sepak bola lokal dan menekankan pentingnya melatih kader-kader sepak bola yang siap bersaing.
“Saya prihatin dengan perkembangan sepak bola belitung. Turnamen antar kampung perlu dikembangkan, sehingga nantinya akan melahirkan pemain yang berbakat,” tutupnya.
Sebagai penutup, Isyak berharap bahwa kegiatan ini akan mendorong partisipasi aktif masyarakat Belitung dalam pembangunan daerah. Dukungan dan kritik yang membangun dipercayai dapat memperkuat visi pemerintah ke depan, membawa Belitung menuju daerah yang lebih maju dan sejahtera.
Redaksi

Komentar