“Almarhum tegas pada pendirian, tapi terbuka sehingga selalu siap berdialog. Makanya punya kedekatan dengan teman-teman dan menjadi teladan yang baik. Seingat saya ketika bersama, beliau tidak pernah meninggalkan salat,” tuturnya.
“Kami merasa sangat kehilangan, semoga Almarhum husnul khatimah dan mendapatkan tempat terbaik di sisiNya, aamiin,” sambung Fakhruddin.
Hal senada disampaikan Ketua PWI Babel, M Fathurrakhman atau disapa Boy.
“Keluarg besar PWI Babel berkabung. Almarhum adalah pribadi yang baik. Pandai bergaul dan selalu memegang prinsip kebenaran. Kami semua merasa kehilangan. Kami turut berduka cita, semoga Allah Swt. mengampuni dosa almarhum, menerima amal sholeh almarhum. Kepada keluarga aemoga diberikan ketabahan dan keikhlasan, aamiin,” ujar Boy.
Kabar duka ini juga dirasakan seluruh anggota PWI Babel. Dalam WAGrup PWI Babel, sejak kabar diterima ucapan belasungkawa dan doa terus disampaikan anggota. Selamat jalan kawan…

Komentar