Erzaldi-Yuri pun seperti melakukan monolog meski berhadapan dengan Hidayat Arsani. Karena setiap pertanyaan baik yang disampaikan oleh Erzaldi maupun Yuri, dengan bahasa โkelas tinggiโ hanya dijawab Hidayat Arsani dengan singkat, dalam alam fikir nya sendiri, tak peduli apakah yang ditanya dengan jawabannya nyambung atau tidak.
Dengan gaya nya yang santai Hidayat Arsani melakukan langkah-langkah โskakโ yang harus dijawab Erzaldi, karena menyangkut fakta yang telah terjadi. Seperti soal 5 Kepala Dinas di masa kepemimpinan Erzaldi yang harus diadili hari ini, soal penempatan SDM yang tidak sesuai kompetensi dan bidang keilmuannya. Soal program yang dulu pernah dicanangkannya di periode 2017-2022. Semua langkah skak Hidayat Arsani tersebut memaksa Erzaldi harus memberi penjelasan, dan โharus nyambung.โ Karena akan fatal jika jawaban Erzaldi atas pertanyaan Hidayat Arsani malah tak nyambung.
Hidayat bahkan beberapa kali melakukan sindiran soal 5 Kadis yang harus duduk di kursi terdakwa, sementara Erzaldi selamat sendiri. Pertanyaan tersebut harus diakui merupakan manuver yang dilakukan Hidayat Arsani untuk membuat medan dan permainannya sendiri, bukan malah ikut style ala kuliah umum.
Ini lah style Hidayat yang praktis, Hidayat Arsani tidak begitu peduli dengan seabrek program ini dan itu, karena konsep seorang Hidayat adalah โjust do it!โ Lakukan dan kerjakan saja, apa yang semestinya dilaksanakan. Karena Hidayat Arsani menyadari bahwa janji politik yang diumbarnya saat acara Debat Publik bisa menjadi kubangan janji politik yang berujung kebohongan.

Comment