Maria mengaku sudah bertemu dua kali dengan pihak sekolah untuk mediasi. Meskipun pihak sekolah sudah meminta maaf atas peristiwa tersebut, dirinya tetap memilih untuk melanjutkan laporan kejadian tersebut.
“Saya sebagai orang tua tidak terima atas kekerasan yang dilakukan oknum guru itu terhadap anak saya. Apapun itu alasannya laporan tetap berjalan,” tegasnya
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung Soebagio ketika dikonfirmasi membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. Soebagio juga menjelaskan bahwa permasalahan tersebut sudah ditangani oleh tim TPPK di sekolah, “sudah dimediasi tim TPPK di sekolah. Tunggu laporan tertulis saja dari Kepala sekolah,” ujarnya.
Aipda Lartha Anggela, Kanit PPA Satreskrim Polres Belitung, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp Sabtu (17/8/28) membenarkan bahwa terdapat laporan mengenai peristiwa tindakan kekerasan tersebut. Saat ini, pihaknya akan memeriksa saksi-saksi terkait insiden tersebut, “sudah kami proses, Selanjutnya kami akan periksa saksi-saksi,” sebutnya.
Editor : Kacak
Sumber : Head-linenews

Comment