Seperti yang kita ketahui, bahwa sang pemimpin ngerapek saat ini ikut serta sebagai salah satu calon Gubernur Bangka Belitung 2024-2029. Bisa kita bayangkan, bukan tidak mungkin akan menjadi lebih parah dan berkelanjutan jika sang pemimpin ngerapek kembali menduduki kursi kepemimpinan.
Kita sepakat bahwa penjilat merupakan satu penyakit karakter yang tidak bisa dipegang komitmen yang keluar dari mulut mereka. Karena pada dasarnya, para penjilat ini sebenarnya seperti menepuk air di dulang, pandai merangkai kata, padahal nol isinya.
Dalam tulisan ini, penulis merasa prihatin ketika menemukan fakta adanya indikasi dugaan korupsi, seharusnya ditindak secara tuntas dan menyeluruh. Sehingga tidak ada panggung untuk para penjilat dan pemimpin ngerapek lainnya muncul dikemudian hari. Dengan demikian, dapat ditimbulkan efek pencegahan dan penjeraan bagi pemimpin ngerapek.
Di masa depan, semoga korupsi di Indonesia tercinta ini sirna, khususnya di tanah kelahiran penulis yaitu Provinsi Bangka Belitung. **

Komentar